Fadly Amran: Idul Adha Momentum Perkuat Kepedulian bagi Korban Bencana

Wali Kota Padang sekaligus Ketua DMDI Sumbar, Fadly Amran saat meninjau bantuan sapi kurban dari DMDI Indonesia bagi penyintas bencana di Huntara Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Kamis (28/5/2026). (Foto: Ist)
Wali Kota Padang sekaligus Ketua DMDI Sumbar, Fadly Amran saat meninjau bantuan sapi kurban dari DMDI Indonesia bagi penyintas bencana di Huntara Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Kamis (28/5/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Wali Kota Padang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumatera Barat, Fadly Amran, menerima bantuan hewan kurban dari DMDI Indonesia yang diperuntukkan bagi penyintas bencana hidrometeorologi.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Hunian Sementara (Huntara) Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (28/5/2026).

Daging sapi kurban tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada 109 kepala keluarga (KK) terdampak bencana yang saat ini menetap di Huntara Rumah Nelayan dan Rusunawa Lubuk Buaya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DMDI Sumbar, Pun Ardi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Lurah Lubuk Buaya Junaidi, serta para elemen masyarakat dan penghuni huntara setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menekankan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keikhlasan dan kepedulian sosial, terutama bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

"Iduladha mengajarkan kita nilai keikhlasan dan kepedulian. Di tengah kondisi pascabencana dan tantangan ekonomi, kita ingin memastikan masyarakat tetap merasakan kebersamaan dan perhatian," ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk komitmen untuk tidak membiarkan warga sendirian menghadapi kesulitan.

"Kita ingin hadir bersama masyarakat yang terdampak bencana. Semoga daging kurban ini dapat membantu meringankan kebutuhan saudara-saudara kita yang saat ini tinggal di Huntara dan Rusunawa Lubuk Buaya," katanya.

Selain menyalurkan bantuan kurban, Fadly Amran juga memaparkan perkembangan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak. Ia menyebut Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan sekitar 500 unit Huntap yang tersebar di kawasan Balai Gadang, Simpang Haru, dan Pauh.

"Untuk tahap pertama, lebih dari 200 unit ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Pembangunan Huntap di Balai Gadang saat ini progresnya sudah hampir 40 sampai 50 persen," jelasnya.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini