Ade menegaskan pembangunan pariwisata harus memperhatikan mitigasi bencana, tata ruang, dan kelestarian lingkungan.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun konsep resilient tourism atau pariwisata tangguh. Dengan langkah tersebut, Sumbar dapat menjadi destinasi wisata aman, berkelanjutan, dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Talkshow ini menghasilkan satu kesimpulan penting. Kebangkitan pariwisata Sumbar tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada narasi positif, literasi kebencanaan, dan penguatan karakter masyarakat. (***) Editor : Editor
