Menjaga Jantung Pesisir, BEM KM Unand dan Sosgreen Tanam 800 Bibit Mangrove di Pasir Jambak

Para relawan dari BEM KM Unand dan Sosmasling FTI Unand kompak melakukan aksi penanaman 800 bibit mangrove di kawasan Pantai Pasir Jambak, Padang. (Foto: Ist)
Para relawan dari BEM KM Unand dan Sosmasling FTI Unand kompak melakukan aksi penanaman 800 bibit mangrove di kawasan Pantai Pasir Jambak, Padang. (Foto: Ist)

Padang, - Kementerian Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Andalas (Unand) berkolaborasi dengan Sosmasling BEM KM Fakultas Teknologi Informasi menyelenggarakan kegiatan "EnviroXplore x Sosgreen".

Kegiatan ini berlangsung di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir melalui aksi beach clean up dan penanaman 800 bibit mangrove yang melibatkan 80 relawan.

Kegiatan dibuka dengan penuh antusias oleh dua Master of Ceremony (MC), M. Ghaza Pratama dan Fauziah Zahra. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Asar Humanity dan Mfoundation sebagai pihak kolaborator.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Aksi dan Pengabdian Kementerian Lingkungan Hidup BEM KM Unand, Nadin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Asar Humanity, Mfoundation, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang telah membantu menyediakan peralatan.

"Apresiasi yang sebesar-besarnya juga kami sampaikan kepada Sosmasling Fakultas Teknologi Informasi serta seluruh relawan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan semangatnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini," ungkap Nadin.

Sementara itu, Menko Pengabdian BEM KM Unand, Arga Zaifullah, mengajak seluruh relawan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, selain aksi nyata di lapangan, kegiatan ini juga disertai sesi edukasi agar peserta memahami pentingnya menjaga kawasan pesisir.

"Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan dampak yang positif, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi diri kita sendiri sebagai individu yang peduli terhadap keberlanjutan alam," ucap Arga.

Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Memilah Sampah

Memasuki sesi teknis, Koordinator Lapangan, Raghib, membagi para relawan ke dalam 11 kelompok yang terdiri dari kurang lebih delapan orang.

Setiap kelompok dibekali peralatan kebersihan, termasuk trash bag, karung, dan sarung tangan, untuk memilah sampah menjadi tiga kategori: organik, anorganik, dan bahan berbahaya serta beracun (B3).

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black OutBanner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini