Berbagai langkah konkret terus dilakukan, mulai dari pemasangan alat deteksi dini di titik rawan, penyelenggaraan edukasi melalui Jambore Kebencanaan, hingga pelaksanaan simulasi evakuasi tsunami berskala besar yang rutin digelar.
“Kami sangat berharap hasil riset ini menjadi referensi penting dalam menyusun kebijakan dan program ke depan. Kehadiran rancangan perlindungan berbasis masjid dan sistem yang dikelola warga sangat relevan untuk memperkuat kapasitas masyarakat bertindak cepat dan tepat saat ancaman bencana datang,” tegas Fadly Amran.Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan perguruan tinggi guna memastikan setiap inovasi dan temuan ilmiah dapat diterapkan demi keselamatan warga, serta menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai budaya hidup sehari-hari. (***)
Editor : Editor