Fadly juga menekankan pentingnya menjaga lahan pertanian dari alih fungsi, mendorong teknologi pertanian, serta menarik minat generasi muda agar mau berkarier di sektor ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani menjelaskan program ini merespons penurunan luas sawah dari 5.216 hektare (2019) menjadi 4.358 hektare (2024) serta tingginya penggunaan benih belum bersertifikat.
Program berjalan hingga 2030 dengan target: pada 2029 seluruh lahan sawah di Kota Padang telah menggunakan benih bersertifikat hasil penangkar lokal.
“Kita berkomitmen tingkatkan kapasitas penangkar, perluas penerima manfaat, dan perkuat dukungan anggaran agar kemandirian benih benar-benar terwujud,” pungkas Yoice. (***) Editor : Editor