Awalnya bernama Surau Lubuk Sirabaah yang berdiri sejak tahun 1960-an, baru berkembang menjadi masjid pada sekitar tahun 1980-an.
Seiring bertambahnya jumlah jamaah, rekonstruksi total dimulai sejak tahun 2020 dan rampung pada 2025 tanpa mengganggu aktivitas ibadah sehari-hari.
Pembangunan ini menghabiskan dana sekitar Rp4,5 miliar yang seluruhnya bersumber dari swadaya masyarakat dan donatur.
Kontribusi terbesar berasal dari Ibu Misna Nazar sebesar sekitar Rp3,3 miliar.Fadly berharap ke depannya masjid ini semakin diramaikan jamaah dan menjadi pusat kegiatan positif yang memperkuat syiar Islam serta memberdayakan masyarakat sekitar. (***)
Editor : Editor
