Pasaman, - Rangkaian kegiatan Ekspedisi Andalas 2026 berlanjut di Kabupaten Pasaman melalui agenda penyambutan peserta oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Pasaman, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi awal sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa Universitas Andalas sebelum memulai pengabdian di Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan sarapan bersama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., Wakil Bupati Pasaman, para asisten, kepala perangkat daerah, serta Camat Mapat Tunggul Selatan.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.
Pengabdian Berlandaskan Empati dan Kolaborasi
Memasuki agenda pembukaan, Ketua Pelaksana Ekspedisi Andalas, Naufal Ramadhan, menyampaikan bahwa pengabdian tidak hanya berlandaskan ilmu pengetahuan, tetapi juga memerlukan empati, kepedulian, dan ketulusan dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mendengarkan dengan sikap toleran, memandang masyarakat dengan rasa kasih, serta membangun komunikasi yang dilandasi semangat kebersamaan.Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting agar pengabdian mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Naufal kembali membangkitkan semangat peserta melalui jargon Ekspedisi Andalas, “Yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu, sampaikan dengan amal, maka yakin usaha sampai!”
Presiden Mahasiswa Universitas Andalas, Shabarin Syakur, turut menegaskan bahwa Ekspedisi Andalas merupakan implementasi nyata dari semangat pengabdian mahasiswa Universitas Andalas.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud pelaksanaan motto Universitas Andalas, “Untuk Kedjayaan Bangsa.”
Editor : Editor
