TP-PKK Kota Padang Gelar Pembekalan Lomba PKK dan Dasawisma 2026

Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran saat membuka kegiatan Pembekalan Persiapan Lomba Gerakan PKK dan Dasawisma Berprestasi Tingkat Kota Padang Tahun 2026 di Hotel Padang, Senin (13/7/2026). (Foto: Ist)
Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran saat membuka kegiatan Pembekalan Persiapan Lomba Gerakan PKK dan Dasawisma Berprestasi Tingkat Kota Padang Tahun 2026 di Hotel Padang, Senin (13/7/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang resmi menggelar Pembekalan Persiapan Lomba Gerakan PKK dan Lomba Kelompok Dasawisma Berprestasi Tingkat Kota Padang Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Hotel Padang pada Senin (13/7/2026), dan akan berlangsung selama lima hari ke depan.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran, didampingi Sekretaris TP-PKK Padang Vanny Sri Rizki.

Turut hadir seluruh Ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Padang, serta pengurus Kelompok Kerja (Pokja) I hingga IV.

Dalam arahannya, Dian Puspita mengajak seluruh kader untuk menyamakan persepsi serta pemahaman terhadap indikator penilaian, guna mematangkan persiapan menghadapi evaluasi tingkat kota nantinya.

Ia menegaskan, esensi pembekalan ini adalah memastikan seluruh kader memahami bahwa lomba bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan pembuktian dampak nyata program di tengah masyarakat.

"PKK harus menjadi gerakan perubahan yang mampu memperbaiki tata kelola dan mengelola keluarga dengan baik. Karena itu, yang dinilai bukan hanya administrasinya saja, tetapi juga bagaimana implementasinya nyata di lapangan nantinya," tegas Dian.

Beberapa poin utama yang menjadi sorotan penilaian meliputi pemutakhiran data keluarga secara berkala, keaktifan pelayanan Posyandu, pemanfaatan pekarangan rumah yang tertata rapi, hingga manfaat program yang benar-benar dirasakan langsung oleh warga.

Lebih lanjut, Dian menekankan perlombaan ini bukan agenda seremonial tahunan semata, melainkan sarana mendorong kinerja kader yang berkelanjutan.

"Adanya perlombaan itu adalah untuk menekankan daya kerja yang berkelanjutan. Jadi, bukan berarti setelah penilaian selesai, selesai pula program-program yang sudah dibuat," tambahnya.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini