Tri Andayani menambahkan, di tengah persaingan global, BUMN dituntut tak sekadar menjaga kinerja bisnis, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
Integrasi yang dilakukan IAS Group mencakup layanan lengkap mulai dari ground handling, kargo dan logistik, perhotelan, dukungan operasional hingga layanan properti.
Hal ini bukan hanya demi efisiensi, melainkan menghadirkan solusi aviasi yang menyeluruh dan komprehensif.
Selain strategi bisnis, Rapim juga mengevaluasi pencapaian kinerja, memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko, transformasi digital, pengembangan SDM, serta peningkatan mutu layanan.
Komitmen ini sejalan dengan arah kebijakan Danantara dan Kementerian BUMN yang menempatkan kolaborasi, inovasi, dan penciptaan nilai sebagai fondasi utama penguatan daya saing BUMN di kancah nasional maupun global.Melalui rapat ini, IAS Group menegaskan tekad bergerak dalam satu visi dan semangat, menjadikan kesatuan arah sebagai modal utama mempercepat transformasi serta mendukung keberhasilan agenda besar pembangunan BUMN dan aviasi Indonesia. (***)
Editor : Editor
