Padang, - Wali Kota Padang Fadly Amran resmi meluncurkan layanan Jemput Bola Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Lapangan Olahraga SMPN 28 Padang, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026).
Peluncuran ditandai penandatanganan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.
Hadir dalam kegiatan Kepala Disdukcapil Sumatera Barat Besri Rahmad, Kepala Disdukcapil Padang Ances Kurniawan, Kepala Disdikbud Padang Yopi Krislova, Kepala SMPN 28 Padang Zumfiardi, serta para pemangku kepentingan terkait.
Fadly Amran menegaskan layanan ini adalah langkah strategis mendukung visi Padang Smart City.
Digitalisasi pemerintahan dan konsep One Big Data tidak akan berjalan maksimal tanpa data kependudukan yang lengkap, akurat, dan berkualitas.
“Pendidikan harus menjadi garda terdepan, sama seperti program Smart Surau yang sudah berjalan. Tanpa data yang mumpuni, visi besar itu tidak akan terwujud,” ujarnya.Kepala Disdukcapil Padang Ances Kurniawan menyampaikan data Semester II 2025 menunjukkan total penduduk Padang mencapai 961.910 jiwa. Capaian KTP-el sudah sangat baik yakni 99,16 persen.
Sementara untuk KIA, dari 266.000 anak wajib KIA, baru 186.200 atau 70 persen yang sudah memilikinya. Artinya masih ada sekitar 79.800 anak atau 30 persen yang belum tercatat.
“KIA bukan sekadar tanda pengenal, melainkan kunci akses layanan pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga perlindungan anak. Kami menargetkan capaian 100 persen pada akhir tahun 2026 sebagai wujud Program Unggulan Padang Melayani,” tegas Ances.
Fadly Amran meminta seluruh pihak bersinergi mempercepat pemenuhan KIA sekaligus sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), agar seluruh warga mendapatkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran. (***)
Editor : Editor
