Penyaluran bibit tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas, mutu genetik, dan daya saing peternakan nasional.
Pada sektor penyediaan pakan, BPTUHPT Padang Mengatas juga terus meningkatkan produksi hijauan pakan ternak melalui pengembangan berbagai varietas unggul, antara lain rumput Pakchong, rumput Odot, rumput Gama Umami, rumput Brachiaria decumbens, dan Indigofera.
Komitmen terhadap pertanian berkelanjutan juga diwujudkan melalui pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik.
Sepanjang Semester I Tahun Anggaran 2026, BPTUHPT Padang Mengatas berhasil memproduksi 11.400 kilogram kompos, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi usaha peternakan sekaligus mendorong praktik budidaya yang ramah lingkungan.
Selain meningkatkan produksi, BPTUHPT Padang Mengatas terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Triwulan II Tahun 2026, balai memperoleh nilai 90,11 dengan kategori "Sangat Baik".Hasil survei yang melibatkan 108 responden tersebut menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan masyarakat dan para pengguna layanan.
Farouk menambahkan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan BPTUHPT Padang Mengatas yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, sebagai budaya kerja Aparatur Sipil Negara.
"Berbagai capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat penyediaan bibit ternak unggul, dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan peternak. Kami ingin BPTUHPT Padang Mengatas terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan peternakan yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan," tutup Farouk. (***)
Editor : Editor
