Usung Tema Menuju Kota Gastronomi UNESCO, Fadly Amran: Selaju Sampan Cerminan Kekayaan Tradisi Padang

Momen pembukaan Lomba Selaju Sampan dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke-357 di Batang Palinggam Sungai Batang Arau, Jumat (7/8/2026). (Foto: Ist)
Momen pembukaan Lomba Selaju Sampan dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke-357 di Batang Palinggam Sungai Batang Arau, Jumat (7/8/2026). (Foto: Ist)

Ketua Panitia Pelaksana Mega Nanda menjelaskan bahwa tahun ini penyelenggaraan dikembangkan lebih lengkap dengan penambahan kategori baru demi membina generasi penerus sejak dini.

Perlombaan terbagi menjadi Kelompok Umur Junior di bawah 18 tahun yang diikuti 13 tim penuh semangat, serta Kategori Terbuka Kota Padang atau kelompok senior yang diikuti sebanyak 18 tim tangguh dan berpengalaman.

Jumlah peserta yang meningkat dan pembagian kelompok usia ini menjadi langkah maju untuk menjaga keberlanjutan olahraga dayung tradisional.

“Ini merupakan pertama kalinya kami mengadakan kategori KU Junior. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan yang diberikan sehingga kategori ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga ke depan pembinaan atlet dayung usia muda di Kota Padang semakin berkembang,” ujar Mega Nanda mengapresiasi kerja sama dan dukungan yang diberikan berbagai pihak.

Kehadiran tokoh nasional, perwakilan pemerintah pusat, serta Wali Kota Hildesheim dari Jerman memberikan makna lebih luas bagi ajang ini.

Selain sebagai hiburan dan perlombaan, Selaju Sampan menjadi jembatan pertukaran budaya, mempererat persahabatan antarwilayah dan lintas negara, sekaligus menunjukkan bahwa nilai gotong royong, kerja sama tim dan semangat pantang menyerah yang tercermin saat mengayuh bersama dapat menyatukan siapa saja tanpa perbedaan.

Sepanjang tiga hari pelaksanaan nanti, penampilan tim yang kompak dan gigih akan menjadi daya tarik utama, bersanding dengan suasana tepian sungai yang hidup dan ramah.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kemajuan daerah tidak harus meninggalkan akar budaya, melainkan justru dapat mengangkatnya menjadi keunggulan tersendiri yang menarik kunjungan wisatawan, membuka peluang kerja sama dan mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Dengan dukungan sinergis antarinstansi, antusiasme peserta dan dukungan warga yang memadati lokasi, diharapkan seluruh rangkaian berjalan lancar, aman dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Semoga bibit atlet muda yang muncul dari kategori baru terus berkembang, tradisi tetap lestari dan bersinar, serta cita-cita menjadikan Kota Padang pusat kuliner dan kebudayaan yang diakui dunia dapat terwujud selangkah demi selangkah bersama-sama. (***)

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini