Ia melihat potensi besar yang belum tergali maksimal jika dikelola secara terarah dan berkelanjutan.
“Sungai ini adalah daerah yang bagus dan bisa menguntungkan jika dikembangkan. Seperti di negara Jerman yang telah berhasil memberdayakan daerah seperti ini menjadi objek wisata,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga agar kebersihan dan kelestarian sungai terus terpelihara, sehingga semakin banyak pengunjung tertarik datang, menikmati suasana indah, meramaikan berbagai kegiatan seperti Lomba Selaju Sampan yang digelar bersamaan, serta mendongkrak kehidupan ekonomi warga sekitar secara positif.
Aksi bersih sungai yang dilaksanakan bersama menjadi pelengkap makna kegiatan penanaman pohon.
Menyingkirkan sampah, menata tepian sungai dan menciptakan lingkungan bersih bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan kesadaran kolektif agar aliran air tetap lancar, sehat, bebas dari pencemaran dan aman dari risiko banjir.
Dengan lingkungan yang terawat baik, keindahan alam akan bersatu dengan pembangunan fasilitas penunjang, menjadikan kawasan Batang Arau semakin menarik, nyaman dikunjungi dan layak menjadi kebanggaan bersama.
Kehadiran perwakilan dari lembaga internasional seperti UNDP serta pemerintah pusat memperkuat pesan bahwa pembangunan yang maju harus sejalan dengan pelestarian lingkungan.Sinergi antar pemimpin daerah, mitra luar negeri, aparat dan warga menciptakan teladan yang baik: kemajuan, persahabatan dan kepedulian terhadap alam dapat berjalan beriringan.
Setiap pohon yang tumbuh subur kelak akan menjadi naungan, penghasil oksigen, penahan tanah dan pengingat kebersamaan; sungai yang bersih akan menjadi aset alam yang berharga, menunjang kehidupan, keindahan pemandangan serta potensi wisata dan ekonomi yang dapat dinikmati generasi sekarang maupun mendatang.
Harapan besar yang terangkai dari kegiatan ini adalah semangat menjaga lingkungan terus berlanjut setiap hari, tidak hanya saat perayaan hari jadi kota.
Editor : Editor