“Sistem monitoring petir yang kami kembangkan tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi, tetapi juga sebagai sistem pendukung keputusan untuk meningkatkan keselamatan dan keandalan operasional industri.”
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan teknologi berbasis kebutuhan lapangan.
“Melalui studi kelayakan ini, kami ingin memastikan bahwa solusi yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri dan dapat diimplementasikan secara efektif.”
Pihak Pertamina Dumai yang diwakili oleh Senior Group Leader - Electrical Inspection, Ir. Syahril Aditya Ginanjar, ST, MT., MMP, IPM, ASEAN Eng, CT, CRP, dan tim menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem keselamatan dan mitigasi risiko operasional, khususnya dalam menghadapi potensi gangguan akibat fenomena alam seperti petir. (***) Editor : Editor