Grand Final PYDC 2026 Dibuka, Padang Jadi Pusat Mode Bertaraf Internasional

Ketua Umum Dekranasda Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran memberikan apresiasi atas upaya melestarikan dan mengangkat nilai kerajinan khas Minangkabau melalui karya desainer muda. (Foto: Ist)
Ketua Umum Dekranasda Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran memberikan apresiasi atas upaya melestarikan dan mengangkat nilai kerajinan khas Minangkabau melalui karya desainer muda. (Foto: Ist)

Ia juga menyampaikan bahwa di tahun kedua penyelenggaraannya, jangkauan semakin meluas tak hanya dari Padang, namun turut hadir desainer dari Malaysia dan Australia.

Hal yang paling membanggakan adalah semangat regenerasi: tahun ini tercatat 76 peserta mengikuti ajang pencarian bakat desainer muda ini.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya PYDC dalam rangkaian PFS 2026.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki kekayaan seni dan kerajinan luar biasa, seperti sulam banang ameh yang sangat dikenal luas.

Karya-karya kerajinan daerah ini terbukti sangat diminati baik di pasar nasional maupun internasional.

“Ajang ini menumbuhkan desainer baru yang akan mengolah hasil kerajinan menjadi karya yang lebih bernilai tinggi. Kita harus melestarikan dan memperjuangkan kerajinan Minangkabau secara berkelanjutan,” tegas Harneli.

Selaras dengan semangat Hari Jadi Kota Padang ke-357, Padang Fashion Summit menjadi bukti nyata bagaimana generasi muda dapat menjadi ujung tombak kemajuan daerah mengangkat warisan leluhur, berkreasi secara modern, dan membuka jalan bagi kemajuan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. (***)

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini