Seorang kepala daerah yang visioner dapat menjadi motor perubahan. Tetapi keberhasilan seorang kepala daerah tetap harus diuji melalui institusi yang bekerja dan rakyat yang memperoleh manfaat.
Karena itu, kalau suatu hari DPD RI Award benar-benar diwujudkan, jangan sampai ia menjadi sekadar "award bagi kepala daerah terbaik."
Lebih jauh dari itu, ia harus menjadi "award bagi daerah dengan tata kelola dan prestasi terbaik."
Figur boleh disebut.
Tetapi institusi harus menjadi pusat apresiasi.
Bahkan, penghargaan dapat diberikan kepada pemerintah daerah bersama masyarakat, ASN, inovator daerah, komunitas, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat sipil yang ikut membangun perubahan.Dengan demikian, award tidak menciptakan kultus figur, tetapi membangun kultur prestasi.
Di tengah demokrasi elektoral yang semakin kuat dengan politik pencitraan, pergeseran dari Local Government Achievement menuju Local Figure Achievement harus menjadi alarm bagi kita semua.
Sebab pembangunan daerah bukanlah panggung seorang kepala daerah.
Ia adalah kerja bersama.
Editor : Editor