Solid! 700-an Ratusan Karateka Lemkari Latihan Bareng di Padang

Ratusan karateka Lemkari Karate-Do se-Sumatera Barat berlatih secara kompak dan serentak di pelataran Gedung Kebudayaan Sumbar, Padang, Minggu (23/8/2026). (Foto: Ist)
Ratusan karateka Lemkari Karate-Do se-Sumatera Barat berlatih secara kompak dan serentak di pelataran Gedung Kebudayaan Sumbar, Padang, Minggu (23/8/2026). (Foto: Ist)

Selain lokasinya yang representatif dan ikonik, gedung tersebut merupakan aset daerah yang harus dimanfaatkan untuk kegiatan positif dan pembinaan generasi muda.

"Latgab ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah teknik dan fisik, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antar dojo Lemkari se-Sumbar serta menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan budaya karate. Kita hari ini memilih area yaitu Gedung Kebudayaan Sumatera Barat. Ini tempat yang sangat luar biasa," jelasnya.

Menurutnya, Gedung Kebudayaan yang merupakan salah satu aset bangsa tersebut harus dimanfaatkan untuk kegiatan positif masyarakat.

"Semoga budaya disiplin dari karate dan nilai-nilai yang ada di karate menjadi budaya bagi anak-anak muda kita ke depan. Semoga menjadi atensi bagi masyarakat serta gedung kebudayaan ini bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan bagi masyarakat," katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan aset-aset milik negara untuk kegiatan yang membangun semangat kebersamaan.

"Mari kita pergunakan aset-aset bangsa kita untuk kegiatan masyarakat kita supaya lebih semangat ke depannya dan semakin Sumatera Barat jaya," tutupnya.

Sebelumny Ketua Panitia Pelaksana, Repelita SE, DAN IV memberikan laporan menyampaikan jumlah peserta yang hadir pada kegiatan kali ini berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Sumbar.

Latgab selain menyamakan teknik, dan mempererat silaturahmi antar Dojo Lemkari se-Sumatera Barat juga untuk meningkatkan soliditas.

Latgab berlangsung khidmat dan penuh semangat meskipun cuaca mendung di Medan Nan Bapaneh Lantai IV Kantor Dinas Kebudayaan Sumbar dan lantai pelataran terlihat basah, semangat para karateka tidak surut.

Gerakan kuda-kuda, pukulan, dan tangkisan dilakukan secara kompak dan serentak dengan latar pemandangan laut dan tulisan ikonik Sumatera Barat. (***)

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini