Tabrani Nomor Urut 2 Siap Mengabdi untuk Nagari Pulakek Koto Baru

Calon Wali Nagari Pulakek Koto Baru nomor urut 2 Tabrani, mantan Sekretaris Nagari. (Foto: Ist)
Calon Wali Nagari Pulakek Koto Baru nomor urut 2 Tabrani, mantan Sekretaris Nagari. (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di Kabupaten Solok Selatan semakin mendekati hari pemungutan suara. Berbagai tahapan yang dilaksanakan Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) di masing-masing nagari hingga kini berlangsung aman, tertib dan lancar.

Pemungutan suara Pilwana Serentak 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026. Masyarakat yang telah memiliki hak pilih diharapkan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suara dalam menentukan pemimpin nagari untuk periode mendatang.

Salah satu kandidat yang ikut dalam kontestasi tersebut adalah Tabrani, calon Wali Nagari Pulakek Koto Baru dengan nomor urut 2.

Sosoknya yang sederhana, mudah bergaul, dan terbuka terhadap masukan membuat namanya mulai diperbincangkan masyarakat menjelang Pilwana Serentak 2026.

Niat hati yang tulus untuk membangun kampung halaman tercinta, Ia menyatakan siap untuk ikut serta dalam kontestasi Pilwana Serentak 2026. Langkah ini menjadi bentuk pengabdian dan komitmennya untuk membawa Nagari Pulakek Koto Baru menuju perubahan yang lebih baik, maju, transparan, dan sejahtera," katanya kepada wartawan tribunsumbar.com, Jumat (2/10/2026)

Banyak kalangan menilai, Aksi nyata dan sipak terjangnya dalam pembangunan dan pemberdayaan terlihat jelas oleh masyarakat. Dengan kehadiran Tabrani sebagai calon wali nagari yang bernomor urut 2, adalah tokoh muda dalam dunia pemerintahan nagari Pulakek Koto Baru menjadi angin segar untuk kemajuan.

Semangat, ide-ide baru, serta keberanian dalam berinovasi menjadi harapan baru bagi masyarakat.

Selama ini, ia dipercaya menjalankan tugas sebagai Sekretaris Nagari Pulakek Koto Baru. Pengalaman tersebut membuatnya cukup memahami dinamika pemerintahan nagari, pelayanan masyarakat serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Niat saya maju sebagai calon wali nagari adalah untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Saya ingin apa yang sudah saya pelajari dan lakukan selama berada di pemerintahan nagari bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya

“Kita ingin pemerintahan nagari ke depan semakin terbuka, transparan dan dekat dengan masyarakat. Setiap masukan dari masyarakat harus menjadi bahan dalam menentukan arah pembangunan kedepannya.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini