“Saya memang hobi melukis dalam berbagai bentuk kesenian, yang penting positif. Untuk mural ini saya mengangkat Pantai Air Manis karena merupakan lokasi bersejarah dengan kisah Malin Kundang dan memiliki panorama yang indah,” ungkapnya.
Sementara itu, Dara Naskhia (19), mahasiswa UNP asal Sawahlunto, bersama rekannya Viona mengusung konsep komik dengan menampilkan sejumlah destinasi Padang Selatan.
“Kami sebagai seniman senang sekali karena diberi wadah dan diapresiasi. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini agar kami bisa mengembangkan bakat dan terus meningkatkan kemampuan,” tutur Dara.
Turut hadir dalam penutupan Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, Kapolsek Padang Selatan AKP Nirdes Ali, Lurah Mata Air Rio Ariesta, serta elemen masyarakat setempat.Melalui lomba mural ini, tembok pembatas kini berubah menjadi galeri seni terbuka yang memperindah wajah Kota Padang sekaligus menjadi sarana promosi potensi wisata dan budaya Padang Selatan. (***)
Editor : Editor