Padang, - Dewan Kehormatan Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat atau DKP PWI Sumbar mendorong penguatan pembinaan wartawan.
Utamanya, guna sosialisasi etika jurnalistik, serta pembenahan sistem pengaduan dan kearsipan organisasi. Langkah tersebut dinilai penting seiring bertambahnya jumlah anggota PWI Sumbar.
Hal itu mengemuka dalam rapat DKP PWI Sumbar yang digelar di ruang DKP PWI Sumbar, Jumat (11/9/2026).
Rapat dihadiri Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi, Sekretaris Emil Mahmudsyah serta anggota masing-masing, Rusdi Bais dan Zamri Yahya.
Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi menegaskan, keberadaan DKP tidak semata-mata berorientasi pada penindakan atau pemberian sanksi terhadap wartawan. Menurutnya, fungsi edukasi dan pembinaan harus menjadi perhatian utama.
“Kita seharusnya mengedukasi wartawan, bukan bersifat menghukum,” ujar Zul dalam rapat tersebut.Ia menilai, pembinaan perlu dilakukan secara sistematis bersama pengurus harian PWI Sumbar.
Dengan langkah tersebut, diharapkan persoalan pelanggaran etika dapat diminimalkan sehingga DKP tidak dibanjiri laporan yang sebenarnya bisa dicegah melalui edukasi sejak awal.
Zul juga mengusulkan adanya format standar pengaduan yang masuk ke DKP PWI Sumbar.
Pengaduan, kata dia, dapat dibuat dalam format tertentu, termasuk file PDF, dengan ketentuan batas maksimal isi serta kewajiban melampirkan bukti atau dokumen pendukung.
Editor : Editor