Pesan Kiai Sepuh untuk Presiden dan Alumni di Lingkaran Kekuasaan

Irdam Imran. (Foto: Ist)
Irdam Imran. (Foto: Ist)

Oleh: Irdam Imran

Di tengah demokrasi elektoral dan politik transaksional yang semakin pragmatis, masih ada kiai sepuh pesantren yang istiqamah menjaga jarak moral dengan kekuasaan. Ia tidak datang ke istana untuk mencari jabatan, tidak berbicara untuk mencari popularitas, dan tidak menyampaikan nasihat untuk mendapatkan balasan politik.

Ia datang membawa suara pesantren.

Itulah yang membuat pidato Kiai Sepuh Pondok Modern Darussalam Gontor di hadapan Presiden dan elite nasional menjadi penting untuk direnungkan.

Pesan yang disampaikan sesungguhnya tidak hanya ditujukan kepada Presiden. Di ruangan itu hadir pula para alumni Gontor yang kini telah menjadi bagian dari elite nasional. Mereka telah memasuki berbagai ruang strategis: pemerintahan, politik, birokrasi, dunia usaha dan kehidupan publik.

Karena itu, pesan Kiai Sepuh sesungguhnya merupakan cermin bagi seluruh anak didiknya yang telah memasuki dunia kekuasaan.

Sebab menjadi alumni pesantren bukan hanya persoalan pernah belajar di pesantren. Ada nilai yang melekat setelah seseorang meninggalkan gerbang pesantren.

Ada keikhlasan.

Ada kesederhanaan.

Ada kemandirian.

Editor : Editor
Banner JMSI 2026Banner - Berita Duka Bpk AzwarBanner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini