Direktur Operasi Perum Perhutani, Wawan Triwibowo, menyebut penanaman sebagai dasar pilar Sustainable Forest Stewardship dalam transformasi Perhutani.
Penanaman itu dimaksudkan untuk menjaga daya dukung lingkungan, memperkuat tata air, menyerap emisi karbon dan membuat aset hutan perusahaan tetap produktif dari tahun ke tahun.
Wawan mengatakan keberhasilan menjaga fungsi hutan bergantung pada mutu bibit dan ketepatan jadwal tanam.
Penanaman musim 2026, menurut Wawan, lebih dari kerja rutin operasional karena menjadi wujud komitmen Perhutani merawat ekosistem hutan.
Dengan 20 juta lebih bibit dari 31 jenis tanaman untuk 26 ribu hektare di 57 KPH, Wawan ingin setiap petak lahan diurus secara terukur dan berdaya guna.Hasilnya diharapkan seimbang, baik secara ekologis maupun ekonomi, bagi masyarakat dan negara. (***)
Editor : Editor