Fadly Amran Bagikan Pengalaman Hadapi Bencana di Seminar Apeksi Komwil I

Wali Kota Padang Fadly Amran memaparkan pengalaman penanganan bencana Kota Padang di Seminar Kebencanaan Apeksi Komwil I, Santika Hotel, Rabu (30/9/2026). (Foto: Ist)
Wali Kota Padang Fadly Amran memaparkan pengalaman penanganan bencana Kota Padang di Seminar Kebencanaan Apeksi Komwil I, Santika Hotel, Rabu (30/9/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi narasumber utama dalam Seminar Kebencanaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah (Komwil) I, yang berlangsung di Santika Hotel, Rabu (30/9/2026).

Di hadapan delegasi dari 24 kota anggota, ia membagikan pengalaman serta langkah penanganan bencana yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.

Kota Padang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) dan memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai ancaman bencana, mulai dari banjir, longsor, gempa bumi, hingga tsunami.

Fadly Amran menegaskan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan.

"Pada 2025 lalu, Kota Padang ditimpa bencana hidrometeorologi yang menelan 11 korban jiwa, merusak ribuan rumah, serta mengganggu infrastruktur, pertanian, dan perikanan. Belum lagi anomali hujan ekstrem pada 3 Agustus 2026 yang memicu banjir di sejumlah wilayah," ungkapnya.

Pemerintah pusat menyalurkan dukungan Rp4 triliun untuk pemulihan pascabencana 2025, digunakan antara lain untuk pembangunan infrastruktur dan bendungan yang rusak.

Sebanyak 533 unit Hunian Tetap (Huntap) juga sedang dibangun bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kementerian PKP, Danantara, serta sektor swasta guna menampung warga terdampak.

Fadly menekankan keterlibatan masyarakat hingga tingkat paling bawah sangat penting.

Sistem peringatan dini, pelatihan, dan pemberdayaan warga harus terus diperkuat.

Penguatan kapasitas BPBD dan penyelarasan kelembagaan juga menjadi prioritas agar respons bencana semakin cepat dan tepat.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini