Pemerintah kata Leonardy diharapkan untuk lebih maksimal memanfaatkan hasil sensus penduduk guna menghadapi permasalahan kependudukan sehingga berdampak positif bagi pembangunan.Berdasarkan data itu para Lansia potensial yang masih mampu menghidupi diri mereka hendaknya dipersiapkan lapangan kerja yang memungkinkan buat mereka.
Jika mereka berwirausaha, harusnya ada program yang mendukung. Harus ada program pelatihan keterampilan hingga pemasaran produk perseorangan Lansia atau lembaga yang memberdayakan lansia tersebut.“Kita tahu di Indonesia penduduk Lansianya tetap bekerja di usia tua mereka. Berbagai alasan dapat dikemukakan diantaranya tidak terbiasa berpangku tangan hingga yang paling miris terpaksa bekerja karena tidak punya tabungan atau aset yang menopang hari tua mereka. Kehadiran lembaga yang memberdayakan Lansia ini harus didukung dari sekarang,” ujarnya lagi.Baca juga: Irman Gusman di Supermentor-28: Kepemimpinan Visioner Ditempa oleh Ketangguhan Menghadapi Krisis
Bagi Lansia non potensial yang kehidupannya bergantung kepada orang lain, hendaknya dipikirkan pula program pensejahteraan mereka lewat program jaminan layanan kesehatan, jaminan sosial, serta hadirnya fasilitas yang memanusiakan mereka."Ini bentuk penghargaan kita terhadap perjuangan dan dedikasi selama usia produktifnya dulu,"ujar Leonardy. (Icho/kutip: sumbarkini.com)
Editor : Adrian Tuswandi, SH