Dari jumlah tersebut, sebanyak 983 konsumen dilaporkan telah menerima bentuk kepedulian dari Pertamina. Sementara itu, 816 laporan masih dalam proses verifikasi dan validasi dokumen, termasuk pemeriksaan bukti pembelian BBM serta bukti pengerjaan kendaraan di bengkel.
Rachmad Wijaya mendorong agar proses verifikasi diselesaikan sesuai ketentuan. Ia juga meminta agar perkembangan penanganan disampaikan secara jelas kepada konsumen.
Koordinasi Lanjutan dan Penataan Antrean BBM
Rapat tersebut juga membahas antrean kendaraan, khususnya pengguna Solar subsidi, yang berdampak pada kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.Sebagai tindak lanjut, akan digelar rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan DPRD, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Pertamina, serta pengelola atau pemilik SPBU. Pembahasan akan diarahkan pada penataan antrean, optimalisasi kantong parkir, dan pengawasan penggunaan barcode digital untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Editor : MS