Kota Tua Padang Berbenah, Khairul Jasmi Ungkap Jejak Sejarah dan Progres Revitalisasi

Kota Tua Padang. (Foto: Ist)
Kota Tua Padang. (Foto: Ist)

Khairul mencatat progres pekerjaan tersebut mencapai 23,3 persen pada minggu ke-14. Capaian itu masih berada di bawah target rencana sebesar 30,6 persen.

Pekerjaan lain berlangsung di basement Blok 2 dan 3 Pasar Raya. Penataan meliputi perbaikan lantai, pengecatan, saluran air, serta fasilitas bagi pedagang.

Hingga minggu ke-13, progres pekerjaan basement mencapai 92,75 persen. Proyek tersebut dijadwalkan berakhir pada 30 Oktober 2026.

Sementara itu, penataan jalan di sekitar Pasar Raya mencakup Jalan Sandang Pangan, Hiligoo, Bundo Kanduang, Pasar Raya, dan Permindo. Khairul mencatat progresnya baru mencapai 11,22 persen pada minggu ke-13, dibandingkan target 20,54 persen.

Di kawasan Pantai Padang, pemerintah menata taman dan area parkir di Jalan Samudera. Pekerjaan tersebut meliputi pembentukan pelataran, jalur pejalan kaki, serta fasilitas pendukung kawasan pantai.

Progres taman dan parkir mencapai 61,07 persen pada minggu ke-12. Sementara itu, pekerjaan trotoar Jalan Samudera dari Simpang Hangtuah hingga Olo Ladang baru mencapai 8,02 persen pada minggu ke-13.

Berbagai pekerjaan tersebut memperlihatkan upaya pemerintah memperbaiki ruang publik sekaligus memperkuat daya tarik kawasan kota.

Khairul menilai penataan fisik perlu diikuti perawatan dan pengelolaan yang konsisten. Kawasan yang telah diperbaiki membutuhkan pengawasan agar tidak kembali semrawut.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga Padang sebagai kota yang memiliki sejarah panjang, meski menghadapi berbagai tantangan perkotaan.

“Mantunlah Padang, kota yang dilamun-lamun ombak,” tulis Khairul menutup refleksinya tentang kota yang terus bertumbuh di tengah perubahan zaman. (***)

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini