Ia mendorong para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk tidak berhenti pada pola usaha yang sudah berjalan, tetapi terus melakukan inovasi, memperkuat kualitas produk, memperluas pemasaran dan memanfaatkan berbagai peluang pembiayaan.
“Jangan melihat keterbatasan sebagai penghalang. Jadikan keterbatasan sebagai tantangan untuk melahirkan kreativitas. Jangan melihat bencana hanya sebagai musibah, tetapi mari kita jadikan momentum untuk melakukan pembenahan, menciptakan peluang baru, dan membangun ekonomi masyarakat yang lebih kuat,” tegasnya.
Bupati berharap program Ekraf Peduli tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata. Lebih jauh, ia ingin kegiatan tersebut menghasilkan perubahan nyata terhadap usaha masyarakat dan mampu melahirkan pelaku UMKM yang semakin mandiri, inovatif dan berdaya saing.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Dr. Anggara Hayun Anujuprana menjelaskan bahwa program Ekraf Peduli dirancang secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada workshop atau literasi bisnis.
Setelah mendapatkan pembekalan, peserta akan mengikuti tahapan lanjutan berupa mentoring dan pendampingan oleh Bank Mandiri, kemudian dilanjutkan dengan pitching untuk mempresentasikan dan mengembangkan potensi usaha mereka.
Tahapan tersebut diharapkan dapat mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usahanya.
“Harapannya dengan pitching ini bapak ibu bisa mendapatkan KUR untuk modal maupun mengembangkan UMKM-nya,” jelas Anggara.Dengan demikian, Ekraf Peduli tidak hanya memberikan pengetahuan bagaimana menjalankan usaha, tetapi juga mendorong agar pelaku ekonomi kreatif memiliki kesiapan bisnis dan administrasi yang lebih baik ketika mengakses sumber pembiayaan.
Kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Bank Mandiri dan OJK ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, dukungan terhadap UMKM dan ekonomi kreatif menjadi investasi penting. Sebab, ketika usaha masyarakat kembali bergerak, produksi kembali berjalan, lapangan usaha terbuka dan daya beli meningkat, maka proses pemulihan daerah pun akan bergerak lebih cepat.
Editor : MS