Pembangunan Pasar Ibuh Disorot DPRD Payakumbuh, Pedagang Minta Kenyamanan Bukan Sekadar Fisik

Rapat pembahasan pembangunan Pasar Ibuh Payakumbuh. (Foto: Ist)
Rapat pembahasan pembangunan Pasar Ibuh Payakumbuh. (Foto: Ist)

"Pertanyaan kami, pembangunan pasar ini serius apa tidak. Kalau dikatakan serius, kita yang hadir saat ini, dimana pejabat yang lain. Bukan rencana tapi harus jelas. Bukan hanya untuk pembangunan saja tapi harus untuk kesejahteraan pedagang," ujar Farhan.

Farhan menegaskan, "Jangan pembangunan sekedar formalitas. Ketika kita membangun gejolak timbul lagi. Kami akan mendukung bila untuk kemaslahatan ummat, ang dibutuhkan pedagang adalah kenyamanan, yang dibenci adalah arogansi dan premanisme. Jadi kami minta kerja nyata. Kalau hanya laporan saja, saya sudah bosan." Tegasnya.

Menanggapi itu, Faisal menjawab, soal pembangunan insya Allah serius. Kita sudah siapkan segala dokumen." Jawab Kadis UMKM dan Koperasi tersebut.

Sementara Irmaizar menambahkan, apa yang disampaikan sudah sangat baik, namun diharapkan langsung disampaikan oleh Kepala Dinas jangan melalui Kabid pasar.

Sorotan lain datang dari Jen Zuldi yang menekankan pergerakan ekonomi dan UMKM lebih penting daripada sekadar pembangunan fisik.

Sementara Adfiandi mengingatkan, "Kalau ingin bangunan fisik jangan pasar dulu. Pikirkan masyarakatnya dulu." Ujar politisi PKS tersebut.

Ryan Made turut mengkritik, "Rencana pembangunan pasar desainnya luar biasa. Tapi saya juga mengkritik terkait keseriusan, apa hanya dengan fisik. Kondisi masyarakat kita saat ini adalah daya beli," sebut Ryan.

Boy Sandi juga mempertanyakan keseriusan dan kelayakan bangunan lama untuk dihancurkan. "Apakah bangunan pasar tersebut sudah cukup syarat untuk dihancurkan. Keadaan yang sulit ini perlu kita kaji lagi," ujarnya.

Begitupula pendapat datang dari Heri Iswandi Dt. Muntiko Alam berpendapat agar pembangunan pasar ditinjau ulang kembali.

Intinya dalam rapat tersebut, pembangunan Pasar Ibuh harus mengutamakan kenyamanan pedagang, peningkatan daya beli masyarakat, dan kemaslahatan ummat, bukan sekadar megahnya bangunan fisik. (benpi)

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini