Pemko Padang berperan menyediakan lahan, melakukan pembersihan dan penyiapan lahan, serta menyiapkan sumber air.
Pembangunan di Sungkai ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 ini.
Di Kampung Lalang, Kecamatan Pauh, pembangunan huntap bersifat eksitu dan didukung oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Saat ini telah selesai dibangun 10 unit bangunan.
Dinas Perkim terus melengkapi PSU, di mana fasilitas air minum dan sistem drainase telah rampung, sementara pembangunan jalan lingkungan masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan tuntas tahun ini.
"Total kebutuhan kita sebanyak 523 unit dan insyaallah tahun depan seluruhnya dapat terbangun. Untuk calon penghuni juga sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Padang Nomor 119 Tahun 2026, lengkap dengan data nama dan alamat. Saat ini kita sedang menyusun mekanisme pembagian huniannya," tegas Tri Hadiyanto.
Penetapan calon penghuni melalui SK Wali Kota menjadi bukti kesiapan administrasi yang matang sebelum hunian diserahkan.
Mekanisme pembagian yang sedang disusun dirancang agar proses penempatan berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.Selain pembangunan fisik, Pemko Padang menegaskan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, air bersih, dan sistem drainase wajib terjamin kesiapannya sebelum penghuni menempati hunian.
Hal ini dilakukan agar warga tidak sekadar memiliki tempat tinggal, melainkan menempati lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan nyaman.
Dengan berakhirnya seluruh tahap pembangunan pada 2027, diharapkan persoalan hunian tetap bagi masyarakat Kota Padang dapat terselesaikan secara signifikan.
Editor : Editor