Bagi Muhidi, kunjungan ke lingkungan sekolah seperti SMKN 2 Batusangkar juga menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat dinamika pendidikan dan potensi yang dimiliki satuan pendidikan. Interaksi langsung dengan guru, tenaga kependidikan, dan siswa memberikan ruang untuk memahami berbagai aktivitas yang berlangsung di sekolah.
Suasana temu ramah semakin memperlihatkan pentingnya kedekatan antara unsur pemerintah, lembaga legislatif, dan dunia pendidikan. Kehadiran Muhidi di tengah keluarga besar SMKN 2 Batusangkar menjadi bentuk perhatian terhadap lingkungan pendidikan yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda.
Kegiatan budidaya melon yang diperlihatkan kepada Muhidi sekaligus menjadi contoh bahwa sekolah kejuruan memiliki peluang besar mengembangkan pembelajaran berbasis praktik. Potensi tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan peluang usaha.
Kunjungan kerja Muhidi pun meninggalkan kesan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 2 Batusangkar. Lebih dari sekadar agenda silaturahmi, pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa potensi sekolah, kreativitas siswa, dan penguatan pendidikan kejuruan layak mendapat perhatian dalam upaya membangun sumber daya manusia Sumatera Barat yang unggul. (*) Editor : MS