Ia mendorong para kepala daerah untuk mengembangkan skema pembiayaan kreatif dengan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sektor swasta, serta sumber pendanaan inovatif lainnya.
"Kepala daerah harus mampu mencari berbagai peluang pembiayaan kreatif, termasuk melalui kolaborasi dengan BUMN, sektor swasta, dan sumber pendanaan lainnya. Dengan begitu, pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," tegas Maruarar Sirait.
Selain pembahasan Huntap, pertemuan ini juga membahas rencana penataan kawasan di sekitar PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur.
Pengembangan kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi wilayah sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian warga sekitar.
Hadir mendampingi Wali Kota Padang dalam audiensi ini Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tri Hadiyanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malvi Hendri, serta Kepala Dinas Pertanahan Raf Indria.Sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan Kementerian PKP menjadi kunci agar pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (***)
Editor : Editor