Peran rang mudo Minangkabau dalam membangun, membuat perubahaan itu dalam sejarahnya sangat nyata. Sekarang saatnya rang mudo minangkabau tetap terdepan memimpin daerah ini baik di eksekutif, legislatif, dan dunia profesional.Namun tetap selalu ingat nilai-nilai sewaktu di surau, semua diajarkan nilai-nilai yang memperkuat kridibiltas dan integritas dengan memberikan pemahaaman Agama Islam dengan mengajarkan Al Quraan, Hadist dan ilmu bermuamalah.
Di surau juga diajarkan memperkuat fisik dan mental tangguh, dengan diberikannya ilmu bela diri (silat) dan permainan ketangkasan lainya, sehingga seluruh anak muda minangkabau dipastikan memiliki mental pemimpin yang kuat dan hebat.Samping itu di surau juga diajarkan cara berkomunikasi dan berdialog secara publik dengan ilmu petatah-petitih (bapantun), di mana di antara anak mudo saling berbalas bicara dan berdialog. Maka rang mudo Minangkabau saatnya kembali eksis menjalankan sistem kehidupan dengan caro lamo.Terlepas dari semua di atas, saatnya juga pemuda Minangkabau saling bantu membantu sesama. Sehingga peran pemuda akan lebih hebat lagi, jika pemuda bersatu jangan Kepala Daerah ditingkat Kabupaten/Kota dikuasai. Posisi lebih tinggi Wakil Gubernur Sumbar, Gubernur Sumbar atau Presiden bisa di kalangan anak muda nantinya seperti Soekarno-Hatta menjadi pasangan Presiden RI[analisa].
Editor : Adrian Tuswandi, SH