Ini yang Pas Pimpin Kadin Sumbar

oleh -631 views
Ramal Saleh sosok pas pimpin Kadis Sumbar lewat Musprov Kadin lanjutan di Hotel Mercure, Selasa 23/5.
Ramal Saleh sosok pas pimpin Kadin Sumbar lewat Musprov Kadin lanjutan di Hotel Mercure, Selasa 23/5.

Padang,—Hotel Mercure Padang dari pagi sampai malam ini bakal dipenuhi pengusaha top se Sumbar, ada apa?, ups rupanya Musprov Kadin Sumbar lanjutan digelar kembali Selasa 23/5.

Masih dua kandidat yang bertarung merebut Kadin Satu Sumbar, Ramal Saleh dan Sengaja Budi Syukur, tapi siapa yang pantas tilik media ini ke kantong suara kabupaten/kota, maka inilah dia yang pas menjadi Ketua Umum Kadin Sumbar.

Nama H. Ramal Saleh (55), dia sudah malang- melintang di kalangan pengusaha khususnya eksportir di Sumatera Barat. Komoditi yang  menjadi andalannya adalah gambir, pinang dan kulit manis. Komoditi itu menjadi jualannya ke mancanegara.

“Negeri kita ini kaya, semua komoditi bisa tumbuh. Petani kita kalau mau bertanam komoditi ekspor akan sangat sejahtera hidupnya,” kata Ramal Saleh, suatu hari ke berbagai media di Sumbar.

Sejak masuk ke dunia usaha, Ramal Saleh memang fokus kepada komoditi ekspor yang dirintisnya dengan bendera CV. Rasdi & Co. Karena itu, Ramal Saleh akrab menjadi pimpinan asosiasi usaha yang digelutinya. Asosiasi Komoditi Gambir Indonesia (AKGI), Ramal Saleh menjadi ketua sejak tahun 2007. Sedangkan dalam asosiasi eksportir pinang dan kulit manis, Ramal Saleh berada di jajaran wakil ketua pengurus pusat.

Bagaimana pengalaman Ramal Saleh di Kamar Dagang Indonesia (Kadin), waoo ternyata RS biasa eksportir ini dipanggil koleganya, bukanlah sosok baru apalagi merasa asing di Kadin.

Ramal Saleh aktif dalam kepengurusan Kadin Padang (2002-2003), Wakil Ketua Bidang Perdagangan Kadin Sumbar (2005-2010) dan pernah menjadi Wakil Ketua Komite Perdagangan Internasional Kadin Indonesia (2009-2010).

Ramal Saleh selaku eksportir bukan isapan jempol belaka, bahkan puncak pengakuan Ramal Saleh sebagai eksportir yakni dianugerahi oleh Pemerintah RI berupa Primaniyarta Award 2007. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden SBY di Istana Negara.

Karena itu, jika tahun 2017, hari ini H. Ramal Saleh-lah yang pas diberi amanah menjadi Ketua Umum Kadin Sumbar oleh pemilik suara di Musprov Kadin lanjutan. Memimpin organisasi apa saja, bagi Ramal Saleh bukanlah hal yang aneh. Itu adalah bagian dari keseharian dari bapak enam anak ini.

Karena menurut Pak RS, organisasi adalah bagian dari upaya membangun jaringan atau network, menghimpun permodalan dan merebut kemenangan dalam persaingan yang makin ketat dalam dunia usaha.

Menurut Ramal Saleh, tiga hal itu yang mulai kendor dalam organisasi dunia usaha Sumbar kekinian yaitu membangun jaringan, modal bersama dan persaingan sehat. Karena itu, dengan maju sebagai Ketua Kadin Sumbar, hal inilah yang harus prioritas dibenahi.

“Organisasi ini untuk bersama, bukan untuk ketua. Kita jadikan Kadin ini sebagai rumah gadangnya pengusaha Sumatera Barat. Mari bersatu untuk maju,”ujar ¬†Ramal Saleh, sebelun berangkat ke arena Musprov Sumbar.

Dikatakan Ramal Saleh, Kadin punya peran strategi dalam membangun perekonomian Sumatera Barat itu harus benar-benar terwujud. Dunia usaha harus bangkit di lini depan. Selain berperan dalam usaha yang rutin dari proyek-proyek APBD, pengusaha anggota Kadin harus mampu menciptakan bidang usaha yang membuka lapangan kerja, mendorong pertanian modern serta membangkitkan masa kejayaan komoditi ekspor dari Sumatera Barat.

“Goal dari semua upaya Kadin tersebut adalah kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. Ini yang utama, bagaiamana masyarakat kita sejahtera,” ujarnya Ramal Saleh.

Pak RS lahir di Pariaman tanggal 5 Mei 1962 dari keluarga yang sederhana. Masa kecil Ramal Saleh dihabiskan di Joorong Pincuran Songsang, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik. Beranjak dewasa ia melanjutkan sekolah menengah di Dumai, Riau bersama orangtuanya. Pulang ke Padang tahun 1984 dan bergabung dengan perusahaan BUMN yaitu PT. Wotraco (Berdikari Group) yang bergerak di bidang eskportir komoditi. Tahun 1990 mulai berusaha sendiri dengan mendirikan CV. Rasdi & Co sambil menyelesaikan studinya di Akademi Akuntansi Indonesia (AAI) Unes Padang.

Dalam perjalanan karirnya sebagai pengusaha, Ramal Saleh juga dipercaya membangun BUMD oleh pemerintah daerah. Tahun 2008-2011 Ramal Saleh menjadi Direktur Utama PT. Andalas Tuah Sakato, dan sebelumnya mendirikan CV. Minang Trading House (2005-2007). Sejak dua tahun terakhir, Ramal Saleh mengembangkan usaha ke bidang properti dengan bendera PT. Mari Bangun Rumah.

Ramal Saleh, dikalangan pebisnis nasional dikenal sebagai sosok low-profil dan memang pengusaha sejati dan sudah kenyang makan asam garam organisasi.

Nah apalagi…, Ramal Saleh pas dan pilihan tepat pemilik suara Musprov hari mengamanahkan Ramal Saleh memimpin Kadin Sumbar. (*erwan)