“Jasa Guru Bikin Kami Seperti Ini”, Alumni SMP 12 Angkatan 91 Sambangi Pak Ramli

oleh -573 views
Alumni SMP 12 tahun tamat 1991 sambangi gurunya dalam rangka reuni akbar angkatan itu pada Desember nanti. (foto: ris)

 

Alumni SMP 12 tahun tamat 1991 sambangi gurunya, Pak Ramli (duduk pakai topi) dalam rangka reuni akbar angkatan itu pada Desember nanti. (foto: ris)

Padang —-Lama tak jumpa, nyaris 26 tahun tak berinteraksi, ternyata daya ingat dan semangatnya tak berubah. Itulah sosok Ramli,76 tahun, mantan guru SMP 12 Padang saat dikunjungi alumni SMP 12 angkatan 1991, kemarin dikediamannya di kawasan Lapai.

Kemarin, cuaca sangat cerah dan bahkan cenderung panas. Matahari pun tepat dikepala, membuat bayangan sama rata dengan pemiliknya. Cuaca yang sedikit panas, tidak menyurutkan para alumni ini menjalankan misinya, Bersafari Silaturahim dengan Mantan Guru SMP.

Kegiatan yang masih dalam rangkaian Reuni Akbar Alumni 91 SMP 12 Padang mendekati hari pelaksanaan di akhir Desember. Demikian dikatakan Abdus Samad kepada wartawan, Senin 1/11.

“Gagasan ini pun kami ambil, dan menjadi salah satu kegiatan yang sebelumnya tidak pernah terpikir. Kami hanya perwakilan kawan kawan alumni, ” ujar pria yang kesehariannya bertugas di Otoritas Jasa Kuangan (OJK) Padang.

Salah satu guru yang dijambangi itu adalah Ramli, guru yang pasti sebagian besar alumni mengenalnya. 26 tahun lalu beliau salah satu guru yang memberi banyak kesan bagi alumni.

“Kini, di masa pensiunnya, setelah 26 tahun, kami menyadari, terlalu lama kami tidak berterimakasih pada guru-guru SMP. Terlalu lama, kami sibuk mengurusi diri sendiri. Padahal ada banyak jasa guru-guru yang membentuk kami sekarang,” timpal Dasril diamini Yevi Anggraini, Revdi Iwan Syahputra, Efriwandi, Indra Feneri, Rini, Widiastuti dan Desi.

Sorot matanya penuh kebahagiaan, meski ia tidak mengenal secara personal. Betapa beliau bahagia, dikunjungi tiba-tiba, merasa keberadaannya masih dikenang dan diingat.

“Saya bangga pada anak anak yang masih ingat pada gurunya. Tetaplah jaga silaturahmi kalian, jangan rusak akibat kepentingan pribadi,” ujar Ramli lirih. Lirih sedih dan bangga telah dikunjungi mantan anak didiknya.(*rilis)