Letnan Kolonel (sus) Revilla Oulina, M.Pd, M.Si, Cik Uniang Piamam Pimpin Unit Khusus Pasukan PBB

oleh -682 views
Revilla, Cik Uniang Piaman yang menjadi Komandan U-9 Pasukan Perdamaian PBB di Sudan. (foto: dok/google)

Padang,—-Ughang Piaman, Cik Uniang pula dipercaya menjadi pemimpin pasukan khusus PBB di Sudan.

Namanya, Letnan Kolonel (sus) Revilla Oulina, M.Pd, M.Si menjadi buah sebut kebanggan Padang Pariaman, Ranah Minang dan Indonesia.

Sebagai prajurit Wanita TNI Angkatan Udara (Wara), Letkol Revilla menjadi bagian dari tim Unamid (United Nation African Union Mission) dan diangkat sebagai Chief U9 Unamid.

Torehan prestasinya menjadi perempuan pertama Indonesia yang dipercaya PBB mengomandani unit pasikan khusus. Cik Uniang (panggilan perempuan Pariaman) Revila merupakan satu dari Sembilan perempuan Indonesia yang kini bertugas di tempat yang sama.

“Pertama penugasan 2017 ditempatkan di Kota Elfasher banyak program yang sudah kami lakukan, di antaranya renovasi klinik, renovasi masjid, dan layanan social serta fisik lainnya,” tegas Revila yang pernah di Menwa (Resimen Mahasiswa) Maharuyung, asal FKIP Universitas Bung Hatta tahun 1990 ini.

Misi PBB ini, ada 9 Chief, yaitu Chief U1 sampai Chief U9. Ia bertugas di Chief U9 yang bergerak langsung ke tengah masyarakat di sana.

“Jabatan yang saya emban sebagai Chief Military Coordination pada Unamid di Darpur Sudan, yang mana Jabatan U9 adalah jabatan di tingkat pusat. Kalau di tingkat sektor namanya J9,” tambah Revila yang dirilis patriot.id.

Sepanjang sejarah militer Indonesia atau dunia belum pernah ada wanita yang menempati jabatan Cimic. Karenanya, Letkol (Sus) Revilla Oulina sangat bersyukur telah menjadi wanita pertama yang menempati jabatan itu.

“Saya bersyukur dan terharu sekali untuk jabatan ini ternyata belum pernah ada Wanita yang menjabatnya. Sayalah Wanita Militer Pertama di Indonesia bahkan dunia yang mengemban jabatan tersebut”, ungkap Revilla

Ia merupakan Alumni Perwira Karier PAPK V Tahun 1998. Revila wanita kelahiran Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman 46 tahun lalu.(rilis: nov)