Pada akhirnya, pasca-bencana ekologis seharusnya dipandang sebagai momentum pembelajaran sosial. Bukan hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi menata ulang relasi manusia – alam – kebijakan.
Sumatera Barat memiliki modal sosial dan kultural yang kuat untuk itu. Agenda ke depan adalah merumuskan model kebijakan kebencanaan yang berakar pada kearifan lokal, diuji secara ilmiah, dan diimplementasikan secara institusionalagar kearifan lokal tidak sekedar narasi budaya, tapi fondasi ketahanan sosial–ekologis. (***)Kearifan Lokal sebagai Fondasi Ketahanan Sosial--Ekologis: Refleksi Pasca-Bencana
Mahasiswa Doktoral Ilmu Lingkungan UNP
Opini lainnya
Two Efly
Abu Janda, Mulutmu Itu
Abu Janda, Mulutmu Itu
Ilham Aldelano Azre
PETI dan Krisis Tata Kelola Tambang di Sumatera Barat
PETI dan Krisis Tata Kelola Tambang di Sumatera Barat
Two Efly
Pasar Ghoib
Pasar Ghoib
