Sektor MICE Harus Siap dan Bangkit Meski Masih Pandemi Covid-19

oleh -343 views
Wahyu Wicaksono sebut Sosialisasi Pedoman CHSE untuk MICE supaya sektor ini kembali bangkit meski pandemi masih terjadi, Selasa 2/3 di Hotel Grand Inna Padang. (foto: dok/mona)

Padang,—Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi pelaksanaan protokol covid-19 di berbagai aspek terutama bidang pariwisata,

Masa Pandemi 2020 semua sektor tergerus karena dampak memutus mata rantai penyebaran covid-19. Tapi Kemenperekraf terus melakukan kajian dan panduan termasuk pedoman CHSE sektor MICE.

“Itu menjadi fokus program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mensosialisasikan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety, Environmental sustainability (CHSE) pada penyelenggaraan kegiatan meeting, incentive, convention, and exhebition (MICE) telah mulai pada 2020, dan sekarang sosialisasi kita lakukan di Kota Padang Sumatera Barat,”ujar Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf, Wahyu Wicaksono di Padang, Selasa 2/3.

Wahyu mengatakan sosialisasi dan simulasi CHSE untuk wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) bertujuan untuk menyamakan pemahaman mengenai isi panduan CHSE kepada pemangku kepentingan MICE, sehingga dapat dijalankan pada saat pelaksanaan kegiatan.

“Tujuannya agar sektor MICE kembali siap dan mampu bangkit kembali. Memberikan jaminan Sumbar jadi destinasi aman, nyaman dan mampu bersaing di dunia internasional,” katanya.

Kemenparekraf kata Wahyu terus menggejot pariwisata dengan berbagai upaya salah satunya sosialiasi penerapan CHSE MICE di berbagai kota dan kabupaten termasuk Sumatera Barat khususnya Kota Padang ini.

Landasan hukum penyusunan panduan operasional CHSE ini berasal dari Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam rangkaian CHSE MICE itu juga dihadirkan pameran produk UMKM dan perjalanan insentif. Ini kata Wahyu diharapkan bisa membantu UMKM di Kota Padang untuk bangkit di masa pandemi.

“Termasuk saat simulasi ke Objek wisata yang dikunjungi besok, juga didorong untuk mempersiapkan diri untuk bangkit kembali,” ujarnya. (mona)