”Intinya sih saya mempromosikan Dama itu memang sudah tertarget awalnya,saya ingin Dama melekat diingatan anak-anak muda Solok makanya sedari awal target itu anak SMA," ucap sang owner Dama.Kelima,Terus melakukan inovasi dari berbagai segi, seperti tempat ,makanan dan minuman yang tambah bervariasi.
“Saya melakukan 1% setiap hari dan akan mencapai 100% dihari ke 100”ujar sang owner ketika ditanya mengenai quotes yang selalu ia pegang.“Jadi tidak ada usaha yang langsung besar.Kami memulai Dama dari 0 dengan bermodalkan Rp. 50.000,dengan itu saya berambisi untuk melakukan perubahan kecil setiap hari dengan harapan dikemudian hari akan menghasilkan hasil yang besar”tambah sang owner.
Dama café terus melakukan berbagai inovasi supaya pelanggan dama café tetap setia untuk pergi ke dama café, dari segi tempat, pada awal dama café didirikan café ini hanya mempunyai sedikit tempat untuk makan dan minum namun, seiring berjalannya waktu dama café banyak melakukan upgrade sehingga membuat pengunjung juga bertambah banyak.Dari segi makanan dan minuman, dulunya dama café memiliki beberapa menu seperti nasi goreng,mie goreng dan milkshake, berbeda dengan sebelumnya, sekarang dama café memiliki beragam pilihan menu yang juga mengikuti perkembangan zaman seperti adanya ayam geprek,yuki sandwich,croffle dan beragam makanan dan minuman lainnya
Keenam, Promosi sukarela dari para pengunjung Dengan ke aesthetican Dama café membuat sejumlah pengunjung berfoto di sana dan mereka juga post di berbagai platform media social, yang membuat pengikutnya penasaran dimana tempat tersebut dan akhirnya mereka juga akan datang kesana untuk menikmati makanan serta minuman juga pemandangan di Dama.Ada juga yang membuat video ketika pergi ke café ini, bahkan ada beberapa video yang viral di berbagai platform media social sehingga orang penasaran akan dama cafe sehingga akhirnya pergi ke Dama Café dan bahkan menjadi pelanggan setia café ini.Dapat di simpulkan strategi pemasaran (promosi )dama café sebagian besar memanfaatkan media social sebagai wadah untuk mempromosikan bisnis mereka hingga berkembang seperti sekarang ini,dengan menggunakan media social Dama café tidak hanya bisa menggaet pengunjung dari daerah solok dan sekitarnya, namun pengujung juga datang dari berbagai daerah. (analisa)
Editor : Adrian Tuswandi, SH