Analisis Determinan Green Product Pada Perusahaan Manufaktur Di Sumatera Barat : Persepsi Manajer Perusahaan

Dr. CANDRIANTO, ST.M.Pd
Dr. CANDRIANTO, ST.M.Pd

Dukungan kelembangaan berkaitan dengan regulasi lingkungan seperti adanya subsidi, pajak, tarif, legitimasi dari dimensi regulasi, normatif, dan kognitif dari lingkungan kelembagaan atau konsesi lain yang diberikan oleh pemerintah yang tujuannya adalah untuk mempengaruhi nilai-nilai, kepercayaan, sikap, dan perilaku pemilik-manajer dan bisnisnya. Dukungan pemerintah kepada para manajer manufaktur dapat diketagorikan kedalam dukungan dalam bentuk fisik dan non fisik.Keempat, Untuk menciptakan produk ramah lingkungan perlu dukungan dari pengetahuan lingkungan dan dukungan kelembagaan seperti adanya regulasi dari pemerintah yang demikian akan menciptakan kesadaran dan sikap manejer akan perlidungan lingkungan serta ditunjukkan oleh niat dan perilaku manajer yang ramah lingkungan.

Hasil penelitian ini, sudah di Promotori oleh Bapak Prof. Dr. Hasdi Aimon, M,Si dan Ibu Dr. Sri Ulfa Sentosa, MS dan telah dipertahankan dalam Ujian Tertutup pada tanggal 23 Agustus 2022 didepan tim komisi ujian, yaitu : Prof. Ganefri, P.hD (Penyelia); Dr. Idris, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (Ketua Komisi Penguji); Prof. Dr. Hasdi Aimon, M,Si, Koordinator Program Doktor Kajian Lingkungan dan Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (Sekretaris Komisi Penguji); Dr. Sri Ulfa Sentosa, MS (Ko-Promotor); Dr. Yulhendri, M,Si (Penguji Internal 1); Dr, Doni Satria, SE.M.SE (Penguji Internal 2); Dr. Novya Zulva Riani, SE.M.Si (Penguji Internal 3); Dr. Maryanti, SE.M.Sc (Penguji Eksternal dari UNAND Padang).Dari temuan ini, beberapa implikasi manajerial dapat disarankan karena perusahaan manufaktur harus meningkatkan produksi produk hijau dengan baik, sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan manusia atau lingkungan. Ke depan, mayoritas perusahaan akan go green, sehingga perusahaan manufaktur harus mengikuti tren ini dengan membuat “green manufacturing” dimana produknya harus tunduk pada kelestarian alam dan lingkungan.

Menjadi green manufacturing bisa menjadi langkah untuk bersaing dengan perusahaan lain. Oleh karena itu, pelaku usaha manufaktur harus menunjukkan kepeduliannya terhadap perlindungan lingkungan dengan memulai dengan berbagai tindakan dan jasa lingkungan untuk mengurangi limbah, penggunaan energi dan air, serta konsumsi lainnya.Kemudian, sangat penting bagi perusahaan manufaktur ramah lingkungan untuk mendapatkan sertifikat lingkungan dengan menunjukkan bahwa program-program lingkungan sedang dilaksanakan, hal ini tentunya akan membantu meningkatkan citra perusahaan yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan bisnis.

Lebih penting lagi, manajer manufaktur harus dengan jelas menunjukkan motif mereka yang sebenarnya untuk proses produk hijau, jika tidak, mereka akan berisiko dituduh melakukan pencucian hijau (greenwashing). Manajer juga disarankan untuk memastikan bahwa setiap proses produksi harus dibuktikan dengan benar dan disertai dengan bukti.Sebagian hasil dari penelitian sudah dipublikasikan pada Jurnal Internasional terindeks SCOPUS yang berada pada Quartil 1 (Q1) dengan nama jurnal “Global Journal of Environmental Science and Management”. Global J. Environ. Sci. Manage. 9(1): 1-12, Winter 2023, Serial #33, dengan Judul : “The Role of Knowledge, Awareness and Environmental Attitudes in Green Product Management”.

URL https://www.gjesm.net/article_252626_57e6ebab8908428d1766ef2db6a20bdd.pdf.(analisa)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Ultah Golkar 20
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini