Kata Sapaan dalam Bahasa Batak Mandailing di Ujung Gading Pasaman Barat

Bahasa Mandailing Sapaan di Ujung Gading, ini penelitian mahasiswa KKN UNAND. (dok)
Bahasa Mandailing Sapaan di Ujung Gading, ini penelitian mahasiswa KKN UNAND. (dok)

Kata sapaan tersebut merupakan kata sapaan yang khusus digunakan untuk menyapa atau memanggil ibu kandung dan tidak digunakan untuk menyapa atau memanggil orang lain. Kata sapaan Umak dan mamak dapat disingkat dengan mak. Kata sapaan mak dapat digunakan apabila orang yang menyapa berhadapan langsung dengan yang disapa.Selanjutnya kata sapaan yang digunakan untuk menyapa kakak perempuan kandung. Ada dua panggilan yaitu unik dan kakak. Contoh:

(5) Kak aha sambal ken ita pamasak?Nik aha gule ken ita pamasak?

‘Kak masak sambal apa kita?’Kata sapaan tersebut digunakan untuk menyapa kakak perempuan kandung dan istri dari kakak laki-laki kita. Disamping itu, kata sapaan tersebut juga dapat digunakan untuk menyapa atau memanggil orang lain. Untuk sekarang kata sapaan unik tidak lagi digunakan untuk generasi muda melainkan itu digunakan untuk memanggil kakak yang yang tergolong sudah sangat tua.

Dalam menyapa kakak laki-laki kandung, ada dua sapaan yaitu abang dan akkang. Abang digunakan untuk memanggil kakak laki-laki yang masih tergolong muda sedangkan Akang dipanggil untuk kakak laki-laki yang sudah golongan tua. Maksudnya disini adalah kakak laki-laki yang Golongan muda merupakan kakak laki-laki yang tidak jauh jaraknya dengan umur kita Sedangkan kakak laki-laki yang dalam golongan tua merupakan kakak laki-laki yang sangat jauh perbedaan umurnya.(6) Muaso inda di tolongi abang alai karojo?

Muaso nga akkang tolongi alai karojoi da?‘Kenapa abang tidak membantu mereka bekerja?’

Menyapa adik laki-laki kandung. Kata sapaan yang digunakan untuk menyapa adik laki-laki kandung adalah adik, ho, serta nama. Biasanya hanya tiga bentuk sapaan tersebut yang digunakan dalam lingkungan keluarga inti untuk memanggil adik laki-laki kandung. Sama halnya dengan kata sapaan yang digunakan untuk menyapa adik perempuan kandung. Di sini juga digunakan dengan sapaan ho, adik, nama. Serta dalam jajaran orang yang lebih muda umurnya dibandingkan kita sering sekali hanya dengan menggunakan kata sapaan ho, dan nama saja.(7) Andigan dope diganti baju sikolai jakna dik?

Andigan dope ganti ho baju sikolai jakna?‘Kapan lagi adek ganti baju sekolahnya?’

Selanjutnya kata sapaan untuk memanggil kakek. Dalam bahasa Mandailing digunakan dengan panggilan ompung atau ongku. Contohnya:(8) Dung mangan ma ompung?

Dung ma ongku mangan?‘Kakek sudah makan?’

Kata sapaan tersebut merupakan sapaan untuk kakek atau orang tua dari kedua orang tua kita. Baik itu kakek dari ibu maupun kakek dari ayah.Selanjutnya panggilan nenek untuk sapaan dalam bahasa Mandailing, kata sapaan yang biasanya digunakan adalah nenek. Misalnya saja pada data berikut:

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini