Dalam kata sapaan kekerabatan bentuk dan pemakaian kata sapaan berdasarkan keluarga, maksudnya di sini kata atau ungkapan yang diucapkan kepada orang yang merupakan anggota kerabat yang berdasarkan pada hubungan perkawinan, sehingga mengarah kepada tutur sapa yang sopan dan santun.Kata sapaan kekerabatan ini juga merupakan sapaan antar kerabat yang bertali darah. Hubungan berdasarkan keturunan tersebut sangat menentukan bentuk kata sapaan yang akan digunakan oleh seseorang untuk menyapa anggota keluarganya yang lain dalam berkomunikasi.
Data IKata sapaan yang digunakan untuk menyapa ayah kandung adalah ada dua bentuk kata sapaan, yaitu ayah dan abak.
Seperti data dibawah ini:(1) Dung murak ma arun ayah?
Dung murak ma arun abak?‘Sudah sembuk demam ayah?’
(2) Andigan ayah Muli tu bagas?Andigan abak muli tu bagas?
‘Kapan ayah pulang ke rumah?’Kata sapaan di atas merupakan kan panggilan yang digunakan untuk menyapa atau memanggil ayah kandung. Kata sapaan Abak dan Ayah hanya dapat digunakan untuk menyapa atau memanggil ayah kandung dan tidak dapat digunakan untuk orang lain.
Dalam penggunaan sehari-harinya kata sapaan yang digunakan untuk menyapa ayah kandung sering disingkat menjadi Yah,dan Bak. Bentuk singkat kata sapaan yang digunakan jika yang menyapa berhadapan langsung dengan yang disapanya.Yang kedua menyapa ibu kandung. Kata sapaan yang digunakan untuk menyapa ibu kandung adalah dengan panggilan umak atau mamak. Seperti contoh data dibawah ini:(3) Dung mangan ma umak?Dung ma mamak mangan?
‘Ibu sudah makan?’(4) Dot ise umak ke?
Dot ise mamak ke?‘sama siapa ibu pergi?’
Editor : Adrian Tuswandi, SH
