Kawan Harus Tahu Aliran Lukisan di Kuratorial Pameran Seni Rupa IMLF 2023

Ketua Panitia IMLF di pameran  seni rupa bersama pelukis dari India, pameran ini rangkaian IMLF 2023. (syb)
Ketua Panitia IMLF di pameran seni rupa bersama pelukis dari India, pameran ini rangkaian IMLF 2023. (syb)

Padang,---Pameran seni rupa yang menjadi satu dari banyak iven International Minangkabau Literasi Festival (IMLF) 2023 terbilang unik dan istimewa, khususnya dari materi karya-karya yang ditampilkan.

Pada pameran itu, karya-karya konvensional dengan corak naturalis, realis dan abstrak menjadi ciri dari perkembangan awal seni rupa modern di Indonesia.

Karya itu bersanding dengan karya-karya yang pada perkembangan terkini di katagorikan kedalam Digital Art ( fotografi dan  Artificial Inteligence ).

Lima orang seniman yang berpartisipasi dalam pameran ini diantaranya Minda Sari (Padang – Indonesia), Nazhatulshima Nolan (Malaysia), Herisman Is (Pekanbaru –Indonesia), Reshma Ramesh (India) dan Denny JA (Jakarta – Indonesia) membawa bahasa rupa yang berbeda satu dan yang lainnya.

Minda Sari sebagai salah seorang pelukis senior Sumatera barat masih setia dengan corak naturalisnya dengan objek pemandangan alam yang ada di ranah Minang.

Herisman Is yang saat ini berdomisili di kota Pekanbaru hadir dengan beberapa buah lukisan abstrak yang sudah menjadi ciri khas dari karya-karyanya dari dulu.

Sementara Reshma Ramesh salah seorang penyair dari India mengetengahkan puluhan karya –karya fotografinya. Artificial intelligence (AI) yang saat ini menjadi fenomenal dan memiliki pengaruh dalam dunia seni rupa terlihat pada karya-karya Denny JA.

"Di samping bahasa visual yang sangat beragam, pameran Lintas Masa juga istimewa karena karya-karya dibangun dari kultur yang juga berbeda dari para senimannya," ujar Ketua Pelakasana IMLF 2023 Sasri Bakry, Minggu 26/2-2023.

Namun demikian, nilai-nilai spiritualitas personal dipadu dengan problematika sosial dan kemudian dipresentasikan kedalam bentuk karya sepertinya menjadi kecenderungan umum yang terlihat pada karya-karya peserta pameran.

"Dalam hal itu sangat terlihat karya-karya mereka sangat personal dan sarat dengan pesan-pesan yang bersifat transidental, dimana para seniman seolah-olah mengajak para apresiannya untuk kembali merenungi nilai – nilai religi, etika dan moralitas," ujarnya.

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini