Kawan Harus Tahu Aliran Lukisan di Kuratorial Pameran Seni Rupa IMLF 2023

Ketua Panitia IMLF di pameran  seni rupa bersama pelukis dari India, pameran ini rangkaian IMLF 2023. (syb)
Ketua Panitia IMLF di pameran seni rupa bersama pelukis dari India, pameran ini rangkaian IMLF 2023. (syb)

Pembahasan seni abstrak dalam tulisan ini tentunya berkenaan dengan keikutsertaan perupa Herisman Is pada pameran seni rupa lintas waktu yang karya –karyanya konsisten dengan gaya abstrak sejak dulu. Dua buah karya Herisman Is dibangun oleh kekuatan rasa yang disajikan melalui permainan garis dan warna.

Cerita tentang perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat di Minankabau (Sumatera Barat) sangat terlihat dalam lukisan Herisman Is yang ditampilkan melalui simbol warna – warna marawa ( Hitam, Merah dan kuning ). Torehan garis- garis yang kasar dan spontan seolah pernyataan bahwa herisman Is mencoba melepaskan kegelisahannya dalam memandang perubahan yang ada, khususnya  perubahan nilai dan pergeseran makna filosofi adat  Minangkabau.

Ekspresionime

Corak ekspresionis terlihat dari tiga buah karya Nazhatulshima Nolan, pelukis sekaligus penulis berkebangsaan Malaysia pada pameran lintas masa. Lukisan-llukisannya dibangun melalui perpaduan antara luapan emosi  dan bahas visual yang cenderung ekspresif.

Karya-karya Nazatukshima Nolan mengingatkan kita kepada esensi awal berkembangnya ekspresionisme pada abad ke-19 yang diilhami oleh aliran simbolisme. Dimana objek-objek yang dihadirkan diatas kanvas penuh dengan simbol tentang kehidupan dan alam dengan bahasa–bahasa kontradiktif, sebagaimana halnya kelahiran ekspresionime yang memandang alam yang telah berubah dan tidak lagi indah seperti pandangan kaum realis.

Seniman memiliki ingatan dan cara pandang tersendiri dari apa yang pernah dilihatnya di alam, lalu diekspresikan pada karyanya. Seniman ekspresionis mengabaikan berbagai teknik penciptaan formal untuk mendapatkan ekspresi yang lebih murni dan tanpa tekanan dari kepentingan ekstrinsik seni. Singkatnya dapat dikatakan bahwa Ekspresionisme adalah aliran seni rupa yang menonjolkan ungkapan dari dalam jiwa.

Ekspresionisme muncul sebagai bagian dari reaksi terhadap Impresionisme dan seni akademis klasik yang sudah mencapai puncak artistik yang mapan yang dianggap terlalu kaku karena hanya meniru alam.

Ekspresionisme sangat diilhami oleh aliran Simbolisme pada seni abad ke-19. Vincent van Gogh, Edvard Munch, dan James Ensor adalah seniman-seniman yang sangat berpengaruh pada munculnya aliran ekspresionisme. Gerakan aliran ekspresionisme berlangsung dari sekitar 1905 hingga 1920 dan menyebar ke seluruh Eropa bahkan dunia.

Istilah aliran ekspresionisme juga pada awalnya sering digunakan untuk mengkategorikan para seniman post-impresionisme. Itu sebabnya mengapa Vincent Van Gogh juga sering disebut sebagai pengusung aliran ekspresionisme. Karena ia memang dikategorikan sebagai ekspresionis sebelum pengkategorian aliran Post-Impresionisme dibuat. Vincent juga dapat dikatakan sebagai seorang ekspresionis, Karena ia merupakan salah satu tokoh penting dari kemunculan aliran ini.

"Beberapa seniman yang menjadi tokoh penting dalam aliran ekspresionisme meliputi Edvard Munch dengan lukisan “The Scream”, Ernst Ludwig Kirchner, dan nama Affandi adalah seorang maestro dalam seni luks Ekspresionisme di Indonesia," ujar Sastri.

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini