Andrinof Chaniago Dekat dengan Presiden Jokowi, Soal Persahabatan Hakiki

SAHABAT HAKIKI: Presiden Joko Widodo berbincang serius dengan Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago di kereta Minangkabau Ekspres, Senin (21/5).(foto: dok)
SAHABAT HAKIKI: Presiden Joko Widodo berbincang serius dengan Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago di kereta Minangkabau Ekspres, Senin (21/5).(foto: dok)

Antara Presiden Joko Widodo dengan Andrinof A Chaniago, sudah bersahabat sejak orang nomor satu RI ini menjabat wali kota Solo. Setiap ke Ranah Minang, Presiden "seakan" mesti harus didampingi Andrinof, sebagaimana dikutip.dari padang ekspres terbit 25/5.[caption id="attachment_8565" align="aligncenter" width="1024"] SAHABAT HAKIKI: Presiden Joko Widodo berbincang serius dengan Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago di kereta Minangkabau Ekspres, Senin (21/5).(foto: dok)[/caption]

SENIN 21 Mei lalu membuktikan bahwa soal persahabatan bisa mengakahkan kesibukan lain bahkan protokeler sekali pun, waktu itu Presiden Joko Widodo (Jokowi), ”menunaikan” kunjungan kerja ke Sumatera Barat. Terbang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1, Presiden didampingi Ibu Negara, Iriana.Tiba di Bandara Internasional Minangkabau, disambut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Pangdam 1/ Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo dan Kapolda Sumatera Barat Irjen (Pol) Fakhrizal.

Kehadiran Presiden di ranah Minang, sudah yang keempat kali, sejak Oktober 2015. Kali ini, untuk peresmian jalur Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau-Padang dan kawasan Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof. Dr. Hamka II di Jalan Bypass Km. 15, Kecamatan Kototangah, Kota Padang.Dalam setiap kunjungan Presiden ke Padang, ada yang selalu terlihat mendampingi, yaitu seorang Andrinof A. Chaniago, sosok yang pernah dipercaya Jokowi menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Kini Andrinof menjabat Komisaris Utama Bank BRI, bank BUMN dengan aset terbesar di Indonesia.Pada akun Instagram @Jokowi yang telah disaksikan 1.5 jutaan orang lebih sejak diposting 25 Mei, terlihat video singkat suasana di Kereta Api Minangkabau Ekspres, Andrinof dan Presiden Jokowi didampingi Iriana, bercengkerama. Sangat akrab.

Persahabatan HakikiSebenarnya banyak media yang telah menulis, soal kedekatan Andrinof dan seorang Jokowi. Sejak Jokowi wali kota Solo, persahabatan mereka sudah terjalin. Andrinof sering ke Solo, mengobrol, diskusi, dan membahas topik pembangunan kota bareng Jokowi.

Urusan lain, keduanya berpikir bagaimana membangun daerah, membangun Indonesia. Sampai akhirnya, Andrinof menjadi salah satu tokoh penting, yang ”ngajak” Jokowi membangun Jakarta, dan kemudian menang dalam pemilihan Gubernur DKI.Pada diskusi buku yang ditulis Andrinof di Jakarta, Jokowi yang ketika itu baru menjabat gubernur DKI, dalam sambutannya menyebut, Andrinof salah seorang sahabat yang berjasa pada dirinya dan membawa ke Jakarta, hingga menjabat sebagai gubernur.

Kemudian, Andrinof pun menjadi salah seorang tim inti dalam mendukung Jokowi mendapatkan amanah rakyat sebagai Presiden RI.Sebagaimana ditulis Israr Iskandar dalam orangkayabuku.com, Andrinof sejak awal melihat ada “titik temu” antara "mimpi-mimpinya" dengan gagasan-gagasan dan metode-metode Jokowi dalam membenahi wilayah dan pemerintah kota, karena Jokowi sendiri sudah membuktikan keberhasilannya di Solo.

Namun kemudian, kata Dosen Universitas Andalas ini, tanpa dibayangkan Andrinof sebelumnya, takdir sejarah justru “memaksa” Jokowi melangkah lebih jauh. Dalam tempo singkat, popularitas Jokowi melejit, sehingga banyak pihak mendorongnya maju untuk RI-1.Awalnya Andrinof keberatan Jokowi diusung menjadi Capres, namun kemudian ia berubah pikiran, karena menurutnya tidak ada calon lain yang lebih meyakinkan. Selanjutnya, Andrinof pun terlibat intensif dalam tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla hingga pasangan ini memenangkan Pilpres 2014 mengalahkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Andrinof dengan Jokowi adalah persahabatan hakiki, yang dimulai dari ketulusan dan kebaikan hati, diperkaya oleh cita-cita besar untuk saling menguatkan dalam membangun bangsa.Ketika Jokowi memberhentikan Andrinof dari jabatan menteri, tokoh asal Sumbar itu tak kecewa. Tak marah. Biasa-biasa saja. Ketika Jokowi menjabat tangan dan memeluknya, Andrinof justru merasakan, ia akan selalu bersama membantu Presiden membangun Indonesia, sebagai apa saja dirinya.

Kendati begitu sangat dekat secara emosional dengan Presiden, Andrinof selalu rendah hati, dan tidak berperilaku ”mentang-mentang” untuk kepentingan pribadi. Selalu, ia mengetengahkan kepentingan yang maslahat bagi orang banyak, demi sesuatu yang berdampak pada kehidupan sosial yang adil dan beradab, termasuk bagi ranah Minang.Selain sebagai sahabat, keahlian Andrinof dibutuhkan Jokowi, setidaknya untuk diskusi soal kebijakan publik dan anggaran. ”Beliau adalah ahli kebijakan publik dan pakar anggaran,” begitu kata Jokowi menilai Andrinof, sebagaimana dikutip banyak media. Dia juga dikenal sebagai pemikir yang menjadi ”konseptor utama” gagasan-gagasan pembangunan sebagai materi penting kampanye Jokowi saat Pilpres 2014. Di mata Jokowi dan koleganya, Andrinof dinilai sebagai pemikir ”out of the box”.

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini