Masing-masing staf memiliki tugas yang berbeda sesuai kebutuhan masyarakat, seperti menangani pembangunan infrastruktur, bantuan hibah, pemberdayaan masyarakat, serta aspirasi kepemudaan.
Dengan demikian, warga dapat menghubungi staf sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu jadwal reses.
"Ini cara kami untuk memastikan aspirasi warga tidak terputus, sehingga mereka dapat segera berkomunikasi dengan staf yang bertugas," jelas Evi.
Langkah cepat juga diambil oleh Evi dalam merespons aspirasi terkait lampu penerangan jalan yang sudah lama rusak di sekitar area pemukiman.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh seorang warga bernama Desi, yang mengeluhkan kondisi gelap di jalanan sekitar panti asuhan Aisyah Nanggalo, tempat anak-anak sering berjalan ke masjid pada pagi dan malam hari.
"Saya sudah hubungi pihak terkait untuk segera memperbaiki lima lampu penerangan jalan," ungkap Evi, yang langsung disambut antusias oleh warga.
Kehadiran Evi dalam kegiatan reses ini disambut baik oleh tokoh masyarakat setempat.Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, menyatakan bahwa Evi Yandri sangat dikenal dan dihormati oleh warga Nanggalo, meskipun Evi berasal dari Kuranji.
"Beliau dikenal sebagai wakil rakyat yang memperhatikan kebutuhan masyarakat Nanggalo, sehingga warga merasa dekat dan menyayangi beliau," kata Amrizal.
Ungkapan serupa datang dari Ketua Majelis Taklim Nanggalo, Hamidah, yang mengapresiasi program bantuan dari Evi untuk kaum ibu.
Editor : MS
