"Kami merasakan dan menikmati bantuan yang diberikan Pak Evi. Semoga perhatian beliau terhadap warga Nanggalo tetap konsisten di periode ini," ujar Hamidah.
Begitu pula, Dewi, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Nanggalo, menyebutkan bahwa bantuan dan program yang diupayakan Evi selalu memberikan manfaat nyata bagi warga.
Namun, Evi Yandri juga mengingatkan warga mengenai aturan dalam menindaklanjuti aspirasi, terutama yang berkaitan dengan hibah atau bantuan dana kepada organisasi masyarakat.
"Setiap dana yang diberikan sudah dibatasi sesuai aturan gubernur. Jadi, jika alokasinya tidak mencukupi di tahun ini, bisa diusulkan secara bertahap," kata Evi.
Ia juga berencana mengupayakan revisi peraturan gubernur agar jumlah bantuan dapat ditingkatkan di masa mendatang.
Sebagai bagian dari DPRD, Evi menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat."Dalam setahun ada tiga kali masa reses, tapi warga tidak perlu menunggu masa reses jika ada aspirasi yang mendesak. Kapan pun bisa disampaikan," imbuhnya.
Keterbukaan ini mencerminkan dedikasi Evi untuk memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, karang taruna, kelompok pemuda, jajaran lurah, serta organisasi masyarakat lainnya seperti BMKT MTI, PMI, dan beberapa kelompok pemuda.
Keterlibatan berbagai pihak dalam pertemuan ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kecamatan Nanggalo ke arah yang lebih baik.
Editor : MS
