Pengeluaran wisatawan yang tinggi memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah, dan menciptakan peluang besar bagi pengembangan usaha di berbagai sektor.
Rata-rata, wisatawan lokal menghabiskan waktu sekitar 2,8 hari selama kunjungan di Sumbar, dengan mayoritas memilih menginap di rumah keluarga atau homestay.
Sementara itu, wisatawan dari luar Sumbar biasanya menginap lebih lama, yakni sekitar 4,6 hari.
Adapun wisatawan mancanegara memiliki durasi menginap terpanjang, yaitu mencapai 8,3 hari.
Tingginya durasi menginap ini menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha homestay dan akomodasi lainnya di Sumbar.
Sektor transportasi, terutama transportasi udara, juga berperan penting dalam mendukung pariwisata Sumbar.
Edi menjelaskan bahwa angkutan udara memiliki dampak ekonomi yang signifikan baik di sektor hulu maupun hilir.Sementara itu, angkutan darat juga turut memberikan kontribusi yang tidak kalah penting, khususnya di sektor hilir.
Kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor yang memperkuat daya tarik Sumbar sebagai destinasi wisata.
Penelitian ini menganalisis tujuh sektor pariwisata utama, yang keseluruhannya memberikan kontribusi sekitar 14,6 persen terhadap output ekonomi Sumbar, atau setara dengan 7,03 persen dari NTB Sumbar.
Editor : MS