Selain itu, kota yang terkenal dengan ikon Jam Gadang ini juga merupakan tempat lahirnya tokoh-tokoh besar bangsa, salah satunya Bung Hatta, salah seorang pendiri Republik Indonesia.
“Kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan Kongres GMNI di Bukittinggi. Momen ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk mempersatukan GMNI dan memperkuat peran GMNI sebagai pembela kaum marhaen,” ujar Yogi.
Kongres XXII ini tidak hanya menjadi simbol persatuan, tetapi juga mencerminkan komitmen GMNI untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan memilih Bukittinggi sebagai tuan rumah, harapannya sejarah perjuangan yang ada dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kader GMNI di Indonesia. (***) Editor : MS