Dalam sambutannya, Fadly Amran mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
"Jika Subuh Mubarokah dilakukan tiga kali dalam sepekan, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah akan tetap terjaga," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa saat menjabat sebagai Wali Kota Padang Panjang, ia sempat mengusulkan pendirian nagari dalam kota, namun ditolak oleh Kemendagri.
Padahal, nagari merupakan bentuk pemerintahan terendah, sejajar dengan desa atau kelurahan.
"Karena itu, kami memasukkan sembilan program unggulan untuk mewujudkan kejayaan Padang," tambahnya.
Beberapa program utama yang diperkenalkan meliputi Smart Surau dan Sinergi Nagari.- Smart Surau bertujuan memperkuat peran surau dalam komunitas.
- Sinergi Nagari berfokus pada peningkatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
- Jelajah Padang menjadi bagian dari upaya pengembangan sektor pariwisata.
- Padang Amanah, sebagai bentuk pemerintahan yang transparan dan berintegritas.
"Pemerintah harus terbuka agar masyarakat dapat memberikan kritik yang membangun. Jika tidak transparan, mustahil kita bisa mencapai cita-cita bangsa ini," tegasnya.
Melalui program-program ini, Fadly berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.
"Kami ingin membangun Kota Padang yang lebih maju dan berdaya saing. Oleh karena itu, Smart Surau dan Sinergi Nagari menjadi bagian penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat serta mempertahankan identitas budaya kita," tutupnya.
Safari Subuh Ramadhan ini dihadiri oleh berbagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti:
Editor : MS

