Sebaliknya, tempat yang terlalu luas pun nggak ideal. Selain biaya sewa biasanya lebih mahal, kamu juga harus ekstra tenaga untuk urus kebersihan.
Tempat terlalu luas juga bisa memberi kesan sepi, apalagi kalau pengunjungnya belum banyak. Intinya, pilihlah ukuran tempat yang pas dan efisien sesuai kebutuhan bisnismu.
2. Cari Lokasi dengan Lalu Lintas Ramai Tapi Relevan
Ramai itu penting, tapi jangan cuma asal ramai. Kamu harus tahu, ramai di lokasi itu siapa?
Kalau kamu jualan alat tulis tapi buka lapak di dekat tempat gym, jelas kurang nyambung. Tapi kalau kamu jualan minuman segar di depan sekolah atau kampus, itu baru peluang emas.
Kamu bisa survei langsung ke lokasi di jam-jam sibuk. Lihat, siapa saja yang sering lewat sana? Berapa frekuensinya? Apakah mereka berhenti atau cuma lewat?
Semakin tinggi tingkat keramaian yang relevan dengan produkmu, makin besar kemungkinan barangmu cepat laku.3. Pastikan Lokasi Mudah Dijangkau Semua Orang
Kamu harus pilih tempat yang akses transportasinya mudah, baik untuk pejalan kaki, pengguna kendaraan pribadi, maupun yang naik transportasi umum.
Tempat yang dekat halte TransJakarta, stasiun, atau terminal punya keunggulan karena bisa dijangkau dari berbagai arah.
Editor : Editor